
21 jam yang lalu / 2026-09-15
Kendari, 15 September 2026 — Rektor dan jajaran Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) melaksanakan silaturahmi bersama seluruh orang tua/wali mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pihak universitas untuk memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus menyampaikan berbagai informasi penting terkait persiapan mahasiswa baru sebelum memasuki proses perkuliahan.
Dalam sambutannya, Rektor UM Kendari, Prof. Muhammad Nurdin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua/wali mahasiswa baru yang telah memberikan kepercayaan kepada UM Kendari sebagai tempat untuk mendidik dan mengembangkan putra-putrinya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua/wali mahasiswa baru yang telah mempercayakan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai pilihan tempat pendidikan bagi putra-putrinya,” ungkap Rektor.
Rektor menjelaskan bahwa sebelum mengikuti kegiatan perkuliahan, seluruh mahasiswa baru terlebih dahulu akan mengikuti Orientasi Studi Dasar Islam dan Kemuhammadiyahan (OSDIK). Kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam proses pengenalan mahasiswa terhadap nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan yang menjadi karakter pendidikan di UM Kendari.
OSDIK mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada 16–18 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga meminta kepada seluruh orang tua/wali mahasiswa baru agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap aktivitas putra-putrinya selama masa penyambutan mahasiswa baru.
Ia mengimbau agar mahasiswa baru tidak mengikuti kegiatan di luar agenda resmi Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang tidak memiliki keterkaitan atau legalitas dari universitas.
“Orang tua/wali kami harapkan dapat mengawal putra-putrinya dan melarang mengikuti kegiatan-kegiatan yang bukan merupakan kegiatan resmi Universitas Muhammadiyah Kendari, terutama dalam kegiatan penyambutan mahasiswa baru,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Muhammad Nurdin menegaskan bahwa seluruh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan UM Kendari berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa.
Menurutnya, UM Kendari terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik maupun nonakademiknya.
Rektor juga memperkenalkan UM Kendari sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Sulawesi Tenggara. Karena itu, menurutnya, kepercayaan orang tua/wali kepada UM Kendari merupakan pilihan yang tepat untuk mendukung pendidikan dan masa depan putra-putrinya.
Sementara itu, Wakil Rektor UM Kendari, Dr. Yusuf, kembali mengajak seluruh orang tua/wali mahasiswa baru untuk bersama-sama mengawal seluruh aktivitas mahasiswa, khususnya selama pelaksanaan OSDIK.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara universitas dengan orang tua dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa baru berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami meminta kepada orang tua/wali untuk bersama-sama mengawal kegiatan mahasiswa, terutama kegiatan OSDIK yang akan dilaksanakan pada tanggal 16–18 September 2026,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, salah seorang orang tua/wali mahasiswa baru, Aiptu Zulkifli, menyampaikan pertanyaan mengenai langkah-langkah yang dilakukan universitas untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perpeloncoan atau tindakan yang tidak sesuai apabila terdapat senior yang mencoba melakukan kegiatan di luar ketentuan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia OSDIK, Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan OSDIK mahasiswa baru UM Kendari telah memiliki panduan penyelenggaraan kegiatan yang menjadi acuan resmi selama kegiatan berlangsung.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh petugas yang berada di lapangan merupakan panitia resmi yang telah mendapatkan legalitas dari pimpinan universitas.
“Pelaksanaan OSDIK MABA sudah memiliki panduan penyelenggaraan kegiatan. Yang bertugas di lapangan adalah panitia resmi dan memiliki legalitas dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelas Yusuf.
Namun demikian, pihak panitia menilai pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab universitas. Peran orang tua/wali juga sangat penting untuk memastikan mahasiswa baru hanya mengikuti kegiatan yang telah dijadwalkan dan ditetapkan secara resmi oleh universitas.
Panitia juga telah menyampaikan panduan pelaksanaan OSDIK kepada mahasiswa baru, sehingga informasi tersebut dapat diketahui dan diakses oleh orang tua/wali mahasiswa.
Harapan agar pelaksanaan OSDIK berlangsung aman dan edukatif juga disampaikan oleh Aman Jaya, salah seorang orang tua/wali mahasiswa baru.
Ia berharap kegiatan OSDIK di UM Kendari tidak menjadi ruang bagi praktik perpeloncoan atau tindakan kekerasan yang dilakukan oleh senior kepada mahasiswa baru.
“Kita sudah mendengar adanya beberapa kejadian di sejumlah kampus terkait kekerasan terhadap mahasiswa baru. Karena itu, kami berharap pelaksanaan OSDIK di UM Kendari benar-benar menjadi kegiatan orientasi yang mendidik dan tidak dijadikan sebagai ajang perpeloncoan oleh senior,” harapnya.
Silaturahmi antara Rektor, Pimpinan UM Kendari, panitia, dan orang tua/wali mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun komunikasi dan kerja sama sejak awal masa pendidikan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, UM Kendari menegaskan komitmennya untuk menciptakan proses penerimaan mahasiswa baru yang aman, tertib, edukatif, humanis, dan sesuai dengan ketentuan universitas, sekaligus memastikan mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademiknya dalam lingkungan kampus yang nyaman dan kondusif.

