
3 tahun yang lalu / 2023-09-12
Kendari.pcmbaruga.com│Fakutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari melakukan pembekalan kepada 84 mahasiswa yang akan mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kegiatan magang dan asistensi mengajar Tahun Akademik 2023/2024 di instansi pemerintah dan sekolah, 11/9/23.
Ketua Panitia Dr. Citra Prasiska Tohamba melaporkan Kegiatan Magang dan Asistnsi mengajar merupakan program MBKM yang terintegrasi dengan beberapa mata kuliah yang telah ditentukan program studi , dan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 bulan atau selama 1 semester. Peserta Magang terdiri dari Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) sebanyak 53 orang, Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) 1 orang, Pendidikan Guru Pendidikan Anag Usia Dini (PGPAUD) 14 orang, Administrasi Pendidikan 16 orang yang akan disebar di 14 lokasi dan mitra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Kendari.
Dekan FKIP Dra. Hasmira Said dalam sambutannya mengharapkan kepada mahasiswa yang mengikuti program MBKM agar ditempat masing-masing dalam mengikuti program ini, supaya menjaga nama baik almamater institusi, dan nama baik fakultas, karena menurutnya bahwa mahasiswa yang sedang bekerja diluar termasuk mengikuti program seperti ini karena melekat nama kampus,akhlak yang baik tetap ditunjukan ditempat masing-masing.
Selain akhlak yang wajib kita tunjukan adalah kedisiplinan dalam bekerja, apalagi sebagai calon guru dan tenaga-tenaga kerja professional maka disiplin itu penting, karena dilapangan juga akan dinilai oleh pamong, dosen pendamping, yang tentu akan menentukan lulus dan tidak lulunya anda semua dalam mengikuti kegiatan ini. sambungnya
Di tempat yang sama Wakil Rektor I Dr. Ahmad Muhlis Nuryadi, M.Si mengatakan bahwa program MBKM ini adalah program yang sangat baik untuk mahasiswa, karena selama kami kuliah tidak mendapatkan program seperti ini, dan yang sangat merasakan manfaatnya adalah mahasiswa sendiri, sehingga diharapkan mahasiswa bersyukur dan menjalankan program ini dengan baik.
Masih kata Ahmad Muhlis” program MBKM UM Kendari sudah sejak tahun 2020 menjalankan program ini, dan adaptasi PT terhadap program ini sangat cepat, sebut saja di UM Kendari yang proses adaptasinya sangat cepat adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, karena di beberapa PT masih ada yang masih sulit menyusuaikan, cara mengkonversi mata kuliah masih bingung, namun alhamndulillah di UM Kendari sampai tahun ini menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah sangat cepat sekali dan sangat membantu perguruan tinggi terutama kepada mahasiswa.
“bahkan kata alumni UHO Kendari, dengan adanya kebijakan pemerintah, memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk belajar/kuliah di luar program studi masing-masing selama 3 semester, 1 semester belajar di luar prodi di internal PT dan 2 semester kuliah di PT lain, dan yang belum dilakukan oleh UM Kendari adalah kuliah di luar prodi yang ada di UM Kendari, padahal itu sangat diperolehkan oleh pemerintah, tujuannya adalah untuk menambah kompotensi keilmuan diluar dari apa yang didapatkan di prodi masing-masing.
Program MBKM juga memberikan pelajaran kepada mahasiswa untuk benar-benar setelah selesai dapat terjun langsung di dunia kerja, sehingga harapannya kepada mahasiswa agar benar-benar bersungguh-sungguh dalam mengikuti program ini, dan tak lupa mengabaikan ciri khas kita sebagai mahasiswa UM Kendari dan lebih luas lagi sebagai warga Muhammadiyah. Dan harapannya setelah menyesaikan program ini sebaiknya cepat menyelesaikan studi supaya dapat langsung terjun ke dunia kerja, tidak perlu lama-lama di kampus, Tutupnya
Kegiatan pembekalan juga dihadiri Wakil Dekan FKIP Dr. Abubakar, M.Pd, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Ahmad, S.Pd.I., M.Pd., dan Dosen Pendamping Lapangan.

