
2 tahun yang lalu / 2024-01-04
Kendari.pcmbaruga.comI Dalam rangka membentuk kesadaran pengembangan pengajaran antara mahasiswa, masyarakat dan tenaga pengajar, maka Unismuh Kendari (UMK) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi Pendidikan luar sekolah mengadakan kunjungan di SKB ranomeeto, Kamis, 4/1/2024.
Salah satu mahasiswa yang mendapat tugas untuk melakukan observasi Wahid Afdal mengatakan bahwa Ini merupakan sebuah tugas yang diberikan dosen Pendidikan Luar Sekolah Dr. Rasid, M.Pd. dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa prodi pendidikan luar sekolah/Pendidikan masyarakat UM Kendari, bahwasanya pendidikan non formal itu merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang kependidikan di Indonesia, salah satunya yaitu keaksaraan atau melek huruf.
Dalam kunjungan mahasiswa UM Kendari di SKB ranomeeto kepala SKB ranomeeto Syamsuri Basri S.Pd. mengatakan bahwa pendidikan non formal juga dinaungi pemerintah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003. pendidikan non-formal sebagaimana tersebutkan dalam Pasal 1 angka 12 UU Nomor 20 Tahun 2003 adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.
Masih kata Pak Syamsuri j." Walaupun sepi peminat jurusan Pendidikan Luar sekolah di UM Kendari tidak perlu risau dan pesimis, dan tetap mensosialisasikan konsep pendidikan non formal dtengah Masyarakat, tambahnya.
Ditempat yang berbeda ketua Program Studi Pendidikan Luar Sekolah UM Kendari Yaman, S.Pd., M.Pd berpendapat pendidikan non formal merupakan pengajaran orang dewasa, yang mana sudah diatur, fleksibel dan kondisional dalam proses pengajarannya, terkait dengan strategi pembelajarannya sama dengan pendidikan formal itu sendiri.
Tentunya Observasi lapangan ini diharapkan mahasiswa dapat mengambil pembelajaran sebagai langkah awal untuk membuka peluang lebih luas dalam hal menjadi pendidik yang kreatif dan inovatif dalam menghadapi Indonesia emas 2045, jelasnya
Penulis : Wahid afdal

