• pcmbaruga@gmail.com |
  • Time :

3 tahun yang lalu / 2023-10-07

Kendari.pcmbaruga.com│Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara menyelenggarakan pelatihan fasilitator satuan pendidikan aman bencana (SPAB)  yang dikuti peserta sebanyak 40 orang yang dibuka langsung oleh Wakil Ketua PWM Sultra Yusuf, S.Pd.I., M.Pd., di Aula Lantai III UM Kendari, 7/10/2023.

Ketua MDMC Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra Arsam, S.Pd.I., M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan fasilitator akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu tanggal 7-8 Oktober 2023, setelah itu akan ada kegiatan simulasi pada tanggal 11 Oktober 2023 yang dipusatkan kegiatannya di eks MTQ Kendari.

Kegiatan simulasi nanti kata Dekan FAI UM Kendari akan dihadiri langsung oleh Ketua MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah Budi Santoso dan tim dari pusat, selain ketua MDMC Pusat yang hadir, disimulasi nanti akan dihadiri mantan wakil Gubernur Sultra Dr. H. Lukman Abunawas, M.H. dan harapannya simulasi nanti bisa lebih meriah lagi, katanya

Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini kata mantan sekum DPD IMM Sultra  salah satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya di satuan pendidikan dalam penanggulangan resiko  bencana disekitar kita, karena kita perlu ketahui bersama bahwa bencana tidak ada yang pernah tahu dan bahkan bencana itu kadang kejadiannya  disekitar kita, kalau kita tidak memiliki keilmuan tentang penangan bencana maka akan berdampak negatif pada diri kita sendiri, sambungnya

Adapun peserta pelatihan kegiatan ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari unsur pengurus MDMC Sultra, mahasiswa dan  perwakilan siswa SMA di Kota Kendari, dan selama kegiatan akan dibimbing dan dilatih  langsung oleh fasilitator dari MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Widianto, jelasnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua PMW Sultra Yusuf, S.Pd.I., M.Pd.I, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi  kepada MDMC PWM Sultra di bawah komando langsung Arsam dimana beliau sudah berpengalaman menjadi relawan Muhammadiyah di Sultra sejak tahun 2018 yang lalu sampai hari ini, yang sudah bersungguh-sungguh dalam merancang dan mempersiapkan kegiatan ini sampai hari ini,

Berbicara tentang MDMC, kata mantan dekan FAI tidak asing bagi saya, karena sebelumnya sudah pernah menjadi relawan kebencanaan sejak tahun 2018, yang pada saat itu kejadian bencana alam sunami di palu,banjir di konawe utara, dan saat itulah saya mulai mengenal dan belajar tentang bagaimana menjadi relawan, dan baru disana saya tahu MDMC hadir di lokasi bencana bukan hanya datang menyalurkan bantuan dalam bentuk sembako/bantuan, setelah itu pulang, seperti relawan biasa, tetapi MDMC jika ada bencana maka akan hadir dengan membawa perlengkapan lengkap, dan tinggal berbulan-belan dilokasi bencana, sampai memastikan korban bencana telah melewati masa pemulihan, terangnya.

Di pelatihan ini dapat dimaksimalkan dengan baik, karena tidak bisa dipungkiri kalau di sultra bencana sering terjadi, sehingga butuh sumberdaya yang mumpuni dan tanggap terhadap bencana yang ada disekitar kita,tutupnya

Berita Terbaru
2023 © All Rights Reserved | Designed and Developed by PCMB